Pengen Ambil Kredit HP Baru? Ini 5 Hal yang Harus Dipikirkan

default featured image

Memilih HP baru, apalagi kalo belinya kredit, bisa dibilang mirip dengan milih jodoh. Harus dipikirkan masak-masak supaya nggak zonk dan bermanfaat. Apalagi di kondisi pandemi, meski status kedaruratannya sudah agak berkurang, kita masih perlu waspada baik dari sisi kesehatan maupun keuangan. 

Dibanding kebutuhan lain seperti makanan atau vitamin, HP bisa jadi kebutuhan yang bisa ditunda. Tapi, bagi sebagian orang, HP bisa juga jadi kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi. Misalnya untuk belajar atau mendukung pekerjaan dari rumah, khususnya di masa pandemi. Alhasil, kredit bisa jadi salah satu jalan memungkinkan untuk bisa punya HP baru tapi cashflow tetap lancar. 

Nah, biar kredit HP baru nggak sia-sia dan cuma nambahin beban keuangan, ada lima hal yang perlu kamu pikirkan lebih dulu sebelum memutuskan ambil kredit, yaitu: 

 

Untuk apa kebutuhan dan tujuannya?

Kadang-kadang, kredit HP baru dilakukan bukan karena butuh, melainkan hanya sebatas gaya hidup atau menuruti tren aja. Misalnya, brand smartphone favoritmu baru aja ngeluarin seri terbarunya, terus kamu tergiur deh buat ganti HP yang masih bagus ke versi terbaru yang baru aja dirilis. 

Langkah pertama yang harus dipikirkan sebelum ambil kredit HP baru adalah tujuannya. Apakah karena ada kebutuhan mendesak? Atau cuma keinginan dan gengsi semata? Jika termasuk kebutuhan penting, maka kredit HP bisa jadi solusi. Sementara kalau demi keinginan atau gengsi aja, sebaiknya hati-hati sebab kredit baru artinya sama dengan menambah beban keuangan baru. 

 

Apakah HP lama masih bisa diservis?

Buat kamu yang mau ambil kredit HP baru buat ganti HP lama, nggak ada salahnya untuk mengecek apakah HP yang lama masih bisa diservis? Terlebih jika tahun rilisnya masih belum terlalu lama, misalnya masih 2 tahun ke belakang. 

Kamu juga bisa mengecek status garansi atau membawa smartphone ke service center baik yang resmi atau tidak untuk pengecekan kerusakan dan estimasi biaya servis. Kalau dirasa masih bisa sembuh atau kembali normal dengan servis, dan biayanya masuk akal dibanding beli baru, nggak ada salahnya untuk coba servis dulu. 

Lain halnya jika kamu merasa HP yang dipakai saat ini tidak bisa menunjang aktivitas atau kebutuhanmu. Seperti RAM yang kurang besar atau kamera yang nggak memadai.

 

Berapa bujet yang bisa disisihkan buat angsuran?

Jika kamu butuh HP yang bisa memadai untuk kebutuhanmu, kamu bisa masuk ke langkah berikutnya, yaitu menghitung berapa bujet yang bisa disisihkan per bulan untuk angsurannya? Misalnya Rp 500 ribu atau Rp 1 juta per bulan buat cicilan. Atau total harga HP maksimal Rp 5 juta. 

Dengan tahu kemampuan keuangan, kamu bisa mencari tipe HP yang pas baik secara kebutuhan maupun bujet. Misalnya, kalau setelah dihitung kamu mampu kredit HP maksimal seharga Rp 5 juta sementara kamu butuh HP dengan RAM 4GB sampai 6 GB, maka kamu bisa mulai riset HP apa saja yang punya RAM 4GB atau 6GB yang harganya nggak lebih dari Rp 5 juta. 

 

Kapan terakhir kali ambil cicilan atau pinjaman?

Sudah punya bujet dan HP yang mau dibeli? Eits, belum selesai. Satu langkah lagi agar kredit HP baru lebih aman buat kondisi keuangan adalah dengan mengecek kapan terakhir kali kamu ambil cicilan. Jika sudah nggak ada cicilan berjalan sama sekali, maka kamu bisa leluasa ambil cicilan baru. Atau, kalau masih ada slot dan jumlah cicilan saat ini belum lebih dari 30% total penghasilan, ambil cicilan baru juga bisa terbilang aman. 

Yang harus dipertimbangkan adalah jika kamu belum lama baru ambil cicilan atau jumlah cicilan yang dimiliki saat ini sudah lebih dari 30% total penghasilan. Selain bisa membebani keuangan dan membuatnya jadi tidak sehat, cicilan baru juga berpotensi membuat skor kreditmu menurun. 

 

Mau pakai layanan apa untuk kreditnya?

Yang terakhir, mau kredit HP pakai layanan apa nih? 

Di merchant online atau offline, saat ini umumnya tersedia dua opsi kredit yaitu dengan kartu kredit atau dengan aplikasi kredit HP tanpa DP sejenis Kredivo. Buat kamu yang udah punya kartu kredit, kamu bisa dengan mudah langsung transaksi sesuai dengan layanan kredit yang berlaku. 

Sementara buat yang belum punya akses kredit, jangan bingung. Sebab, kamu juga bisa dengan mudah daftar akun Kredivo supaya punya akses cicilan. Caranya, kamu tinggal unduh aja aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store, lalu daftar. Namun, ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi yaitu: 

  1. Kamu sudah berusia minimal 18 tahun. 
  2. Punya penghasilan tetap minimal Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisil di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri. 

Di Kredivo, kredit HP bisa dilakukan dengan dua opsi program: cicilan 0% untuk tenor 3 bulan atau cicilan dengan tenor 6 sampai 12 bulan dengan bunga 2,6% per bulan. Kamu bisa gunakan aplikasi kredit HP tanpa DP Kredivo di berbagai merchant seperti Tokopedia, Bukalapak, Blibli, JD.id, sampai merchant offline seperti Erafone, Xiaomi Store, atau Samsung Store.