Ilmu dan Amal Sebagai Bekal Kehidupan

contoh dalam beramal7

Zakat PenghasilanLewat amal ini kami akan berusaha untuk meringankan, sejauh bisa saja, penderitaan, ketidakadilan, marginalisasi? dan segala sesuatu yang udah disangkal kepada orang lain. Menyatakan padanya perlindungan, materi dan moral kami, biarkan dia jelas bahwa dia mampu mengandalkan kami, membuatnya beroleh lagi kepercayaan terhadap orang lain dan terhadap dirinya sendiri? dan seluruh ini secara alami, tanpa pura-pura besar, bersama keyakinan bahwa kami melakukannya gara-gara kami berutang kepada mereka, bahwa kami sekedar memulihkan apa yang seharusnya bukan dulu tidak cukup, bahwa barang yang kami menikmati juga milik mereka, menjadi tawarkan kepada mereka , lebih berasal dari suatu karya amal, tersebut adalah karya keadilan, keadilan yang seharusnya bukan dulu tidak cukup.

Segudang yang akan bertanya-tanya apa yang perlu kami jalankan bersama dengan seluruh orang yang bukan menghendaki memanfaatkan peluang yang sudah ditawarkan kepada mereka, apa yang akan berlangsung terhadap seluruh orang yang, punyai segalanya, menyia-nyiakannya tanpa ragu-ragu, apa yang berjalan terhadap mereka yang udah mengambil laba berasal dari orang lain untuk memperkaya diri mereka sendiri … dan bersama begitu berlimpah penjahat, lebih dari satu kemungkinan dipaksa, namun berlimpah bersama dengan tujuan semata-mata menghasilkan laba tanpa memikirkan orang lain. Kembali pula, bagaimana bersama dengan begitu tak terhitung orang tak berperasaan di global, apakah mereka juga layak terima amal tersebut? Apa yang dapat diberikan lagi kepada orang-orang layaknya ini?

Ya, saya pikir kami juga perlu mengulurkan tangan untuk ini. Untuk keduanya dan mereka, sedekah adalah sesuatu yang dipersembahkan, yang diberikan, tanpa mengharapkan imbalan untuk tersebut, bukan tersedia syarat yang dikenakan terhadap orang yang jadi objek sedekah kami.

Kami bukan sanggup memaksa siapa pun untuk makan apa yang kami berikan kepada mereka, mengenakan sandang yang kami tawarkan kepada mereka atau tidur di bawah atap yang kami berikan kepada mereka. Terkecuali Kamu setuju, baiklah, kalau bukan, biarkan dia melaksanakan apa yang dianggapnya pantas, tapi ketahuilah bahwa kami akan selalu mengulurkan tangan untuknya.

Keperluan muncul jauh lebih cepat daripada solusi. Di dalam tak terhitung kesempatan, hampir selalu, keperluan didahulukan dan ketika udah menyebar ke lebih dari satu besar rakyat, sementara itulah langkah-langkah mulai diambil untuk memperbaikinya. Terhadap kala tersebut, berasal dari waktu keperluan muncul, sampai wahana untuk memperbaikinya dilakukan, adalah pas amal perbuatan. Ini layaknya keadilan yang diantisipasi, keadilan yang bertindak hingga pengadilan formal mengambil alih kasus.

Hal yang buruk adalah bahwa tersedia amat berlimpah kesempatan di mana pengadilan formal bukan dulu mengambil alih. Barangkali, dikarenakan mereka mengetahui bahwa amal akan melakukannya, dan mereka menutupi rasa malu mereka bersama dengan pemberian ekonomi yang bukan cukup kepada kelompok-kelompok yang laksanakan pekerjaan yang seharusnya mereka laksanakan.